<p><strong>DALUNG (11/12/2025)</strong> - Kegiatan Madelok Anten oleh Patisan Tri Tunggal di Banjar Padang Bali pada Selasa (11/11). Kegiatan ini dihadiri oleh Jro Kelian Patisan Tri Tunggal Kung, Dukuh, dan Padang Bali, Kelian Adat Banjar Padang Bali, Kelian Dinas Banjar Padang Bali, dan Patisan Tri Tunggal Kung, Dukuh, dan Padang Bali. Madelok Anten wajib dilaksanakan setelah sekaa truna patisan tersebut telah melangsungkan upacara pawiwahan atau menikah, kali ini dilaksanakan di rumah salah satu anggota Patisan Tri Tunggal yaitu Bli Mandarma yang sudah melaksanakan pernikahan sehari sebelum acara Madelok Anten ini. Madelok Anten sudah dilaksanakan turun temurun oleh ketiga Sekaa Teruna/i yang ikut aktif di dalamnya. Madelok Anten  sendiri merupakan kegiatan yang sudah lama dilakukan pada saat Patisan terbentuk, secara umum Madelok Anten dilakukan untuk menjadi saksi dan mengetahui adanya pernikahan yang terjadi. </p> <p> </p> <p>Diwawancarai setelah kegiatan, Pandu yang merupakan salah satu pemuda dari Banjar Padang Bali mengatakan bahwa kegiatan ini sudah dilaksanakan setiap mereka memiliki anggota patisan yang baru menikah.  Kegiatan yang akan dilakukan madelok anten sendiri diantaranya adalah anggota patisan dari tiga banjar akan memberikan pertanyaan menarik yang dimana pengantin akan menjawab, setelah itu ada pula pemberian kado dari masing-masing Sekaa Teruna/i untuk pengantin dan diakhiri dengan sesi foto bersama. <em><strong>“Tentunya harapan saya di kemudian hari adalah seluruh anggota Patisan agar tetap aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan patisan. Semoga pernikahan Bli Mandarma langgeng dan dapat dikarunia anak yang suputra maupun suputri,”</strong></em> ujarnya.</p> <p> </p> <p>Ditambahkan oleh Risma selaku anggota Patisan juga memberikan tanggapan, ia mengatakan bahwa menurutnya kegiatan ini harus terus  dilaksanakan. Kegiatan ini menurutnya tidak hanya sebagai saksi bahwa mereka sudah menikah namun menjadi momen penting keaktifan kita di patisan. Ia juga mengatakan bahwa patisan hadir untuk mendoakan agar kedua pasangan pengantin diberikan kebahagiaan, kerahayuan, dan keharmonisan dalam memulai rumah tangga. <em><strong>“Selamat menempuh hidup baru Bli dan Mbok, semoga menjadi rumah tangga yang harmonis dan semoga cepat mendapatkan momongan,”</strong></em> tutupnya.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-008).</strong></p>
Kebersamaan Patisan Tri Tunggal dalam Tradisi Madelok Anten di Banjar Padang Bali Dalung
11 Dec 2025